Apa saja kelebihan fitur Drive-by-Wire?

Pengembangan fitur tentu saja ada beberapa benefit yang didapatkan dan pada Drive by-Wire kelebihannya adalah ;

Akselerasi yang lebih lembut dan tentu saja akan berpengaruh terhadap tingkat efisiensi bahan bakar

Mencegah terjadinya lonjakan akibat torque shock yang berlebihan walaupun pengemudi mengijak pedal gas secara tiba-tiba

DBW akan mengatur bukaan gas menjadi lebih besar via pedal gas, sehingga menghasilkan akselerasi yang lebih bertenaga pada saat kecepatan tinggi.

Agar tak membingungkan, sejauh ini yang digunakan oleh Suzuki Ertiga adalah Throttle-by-wire yang juga merupakan salah satu system dari Drive-by-Wire. Throttle-by-wire yang dimaksudkan disini tentu hanya sistem operasi pada pedal gas telah menggunakan sensor elektronik, sedangkan sistem kontrol lain seperti rem, kopling dan setir masih menggunakan hubungan mekanis maupun hidraulis. Teknologi jenis ini juga digunakan pada Nissan Grand Livina, Toyota Vios dan Crossover SX4.

Berikut gambaran cara kerjanya :

Ketika pengemudi menginjak pedal gas, nilai resistance pada sensor pedal gas berubah , seiring dengan besarnya bukaan pedal gas. Informasi dari sensor tersebut diteruskan ke ECU , yang kemudian diolah datanya. Sebagai infromasi pada sensor pedal gas terdapat dua sensor, yaitu sensor 1 dan 2. Keduanya saling mengoreksi dan memback-up apabila terjadi kegagalan pada salah satu sensor , sehingga pedal gas tetap berfungsi ( fail safe mode ). Kemudian pada ECU data tersebut dimasukkan ke dalam rumusan ( rumus pabrik ). Hasilnya akan diteruskan ke katup gas yang berfungsi sebagai aktuator. Di dalam katup gas sendiri terdiri dari 2 ( dua ) komponen , yaitu Motor throttle dan sensor throttle.

Motor throttle berfungsi sebagai penggerak katup gas , dan sensor throttle membaca dari pembukaan katup gas tersebut. Pada sensor katup gas juga terdapat dua sensor yang berfungsi saling memback-up. Pada kondisi fail safe mode , mobil tetap dapat berjalan dengan putaran mesin yang dibatasi sampai 2000 rpm. Dengan pengguaan teknologi ini , dapat dihasilkan pemakaian bahan bakar yang lebih efisien dan emisi yang dihasilkan lebih rendah ( karena proses yang lebih akurat dibandingkan dengan sistem konvensional ).

semoga bermanfaat